Masih terasa segala peristiwa yang membekas di dalam benaknya. Apadaya semua yang dia inginkan tak sesuai dengan yang dia harapkan. Jonny harus merelakan pendidikannya usai karena masalah ekonomi yang ada di keluarganya, padahal dia sudah kelas 5 SD. Apadaya angan tak sampai pahitpun harus dijalani. Tapi dia masih mempunyai dua kambing kesayangan yang dia pelihara di kandhang kecil di belakang rumahnya. Entahlah, Jonny akan sekuat tenaga untuk memelihara Kambingnya itu. Dengan segala kepasrahan hidup, tidak masalah bagi dia. Persetan dengan pendidikan yang tinggi kalau yang dikedepankan hanya korupsi, itu membuatnya malas. Meskipun di sekolahnya Jonny adalah anak berprestasi, sudah banyak kejuaraan cerdas cermat yang dia ikuti bahkan sampai juara tingkat kabupaten. Madep manteb menjalani semua ini, "Aku kan punya kambing dua, ku kembangbiakkan saja kambingku ini. Aku pelihara, kurawat, kujaga!!!" Tekat Jonny yang begitu kuat untuk menjadi seora...