Postingan

RAMAYANA : Rama Mencari Guru Sejati

Gambar
Rama yang sudah bertahun tahun dibesarkan dilingkup istana tumbuh menjadi pemuda yang sangat kuat, akan tetapi ia merasakan kehidupannya yang terlalu mudah dan merasa butuh tantangan yang lebih untuk menggali potensi yang ada pada dirinya, bahwa dia sangat dekat sekali dengan ibundanya, Dewi Kausala. Pada suatu kesempatan, dia meminta pendapat dari Ibunya tersebut "Aku harus bagaimana Bu, aku ingin mengenali jati diriku yang sesungguhnya, ingin mendapatkan ilmu yang sejati" Ibunya tertegun, dengan nada bijak dia menimpali "Kamu harus menelusuri kehidupan diluar nak, manis maupun pahit getir kamu akan mengetahuinya dan akan ada ilmu yang tak terduga yang akan menghampirimu" Rama masih belum paham apa yang dimaksud "Bagaimanakah caranya Bu agar aku bisa mendapatkan ilmu yang sejati itu?" Ibunya dengan santunnya menasehati lagi "Nanti kamu bicarakan dengan ayahmu ya nak, dia nanti akan memberitahukan jalan untukmu mana yang terbaik untukmu" ...

RAMAYANA : Lahirnya Rama (part 2)

Gambar
Prabu Dasarata menungguinya dengan sangat cemas didepan ruang persalinan didampingi para ajudannya. Dia berdoa kepada Tuhan semoga semuanya akan baik baik saja, sesekali dia melihat kondisi disekitar yang tengah repot repotnya menyambut kelahiran Sang Jabang Bayi. Terdengarlah suara tangisan bayi dari dalam pertanda bahwa bayi sudah lahir. "Gusti Prabu selamat ya, bayinya telah lahir dengan sempurna dan Ibunya dalam keadaan selamat" Staff keperawatan datang memberitahunya. Seketika nampak Wajah Sang Prabu tersenyum lebar "Bayinya Laki laki atau perempuan?" Staff keperawatan tersebut kemudian mengajak Prabu untuk mengunjungi keadaan Ibu dan Bayi dari anaknya "Bayinya Laki laki Gusti Prabu, mari saya antarkan menuju ke ruangannya Gusti Ayu" Mereka menuju ke kamar tempat dimana Dewi Kausala dan anaknya dirawat. Masuklah mereka kedalam, tampak wajah dari Prabu Dasarata yang terpancar kebahagiaan dari dalam hatinya. Kemudian dia mendekati Istrinya yang te...

RAMAYANA : Lahirnya Rama

Gambar
Lahirnya Rama "Aku sudah tidak sabar menantikan bayi kesayanganku yang telah sembilan bulan lamanya di dalam perutku Kakang" berkata Dewi Kausala kepada suaminya Prabu Dasarata Prabu Dasarata pun sudah tidak sabar untuk menantikan bayinya yang begitu istimewa "Sabar Adinda semuanya akan baik baik saja dan anak kita akan terlahir dengan sempurna" Nampak keadaan Istana Kerajaan yang terletak di Ayodya pun menantikan kelahiran bayi dari Dewi Kausala ini. Suasana pun sangat cerah di hari hari menjelang kelahiran. Raja Dasarata sangat ingin agar kelahiran bayinya berjalan dengan selamat maka dikerahkablah ahli ahli dari seluruh negri "Saya minta datangkan ahli kandungan dari negeri ini yang terbaik, saya perintahkan kepada staff staff kerajaan untuk mencarinya" Bersiaplah staff kerajaan atas perintah Rajanya itu "Sendiko Dhawuh Raja..." Dewi Kausala sangat bahagia menantikan kelahiran anak pertamanya dan ini akan menjadi suatu momen yang sanga...

Song putri pagi ini

Gambar
Masih terasa rindu, ketika masa masa bersamamu tak lagi dirasakan dan masih dalam bayangan yang sama, gelap itu masih tersimpan dalam keraguan. Ketika aku ingin lepas dari semua maka akan aku tawarkan sejenak kepada pagi. Aku berjalan menemuinya, Wahai Song Putri ijinkan aku menyapamu. Dan aku rasa belaianmu akan menyejukkanku. Walaupun dia tidak bersamaku, tapi imajiku melihat wajahnya melalui mentari pagi yang disemai kabut putih. Keanggunannya tersirat melalui tenangnya genangan air yang mengingatkan akan senyumanmu. Perlahan mentari pagi bersinar menghangatkan tubuhku yang seolah olah engkau dekap dalam pelukan. Hijaunya alam sekitar menentramkan hatiku ketika masih bersamanya, Song Putri begitu Indah parasmu ....

Asal mula kata altis

Masih teringat ketika bekerja di Tangerang. Saat itu masih kisruh dengan ruwetnya Cinta bersama Jannah, cinta disertai dengan long distance terjadi konflik segitiga antara aku, kau dan dia. Aku di Tangerang yang telah legowo melepaskannya. Kau dan dia di Wonogiri yang berkonflik, sebenarnya aku sudah bilang kepada Jannah, aku sudah legowo, Jalani saja hubunganmu dengannya kemudian lupakan saja aku, tetapi masih saja dia kekeh karena rasanya masih kepadaku. Sementara yang dekat dengannya saat itu meneror, mengata ngatai, mencaci maki setiap hari melalui sms, sosial media, hp tanpa mempedulikan kata bahkan mulutnya seperti mulut onta yang membuatku Jijik dibuatnya, tetapi sudahlah "Anjing menggonggong kabilah berlalu" emang dasar dia itu anjingnya, Asu nya, kerek, njegog. Jannah cintanya yang palsu serta teman prianya yang selalu menggonggong, suatu ketika membuat aku muak, membuat fikiran tidak bisa memusatkan diri pada sesuatu, dirasakan masalah itu perlahan membebani dalam s...

Terakhir bersama

Cristin tau bahwa besok dirinya akan melaksanakan Ijab Qabul dengan seorang Lelaki, calonnya. Tetapi sebenarnya dia mencintai Lelaki lain yang memikat hatinya. Memang pernikahan besok dia sembunyikan rapat rapat dengan alasan alasan yang sangat rapi, tetapi intinya dia ingin menghilang tiba tiba bahkan keluar kota setelah pernikahannya meninggalkan Lelaki yang dicintainya dan memilih untuk menikah dengan lelaki pilihan orangtuanya. Yang ada dalam pikirannya Cristin "Aku ingin membuat kenangan terakhir bersamanya didalam hidupku sebelum aku pergi meninggalkannya tanpa jejak" urai dia dalam hati. Sore itu Cristin mendatangi Dika, lelaki yang sangat dia cintai hanya sekedar untuk mengajak dia jalan jalan dan makan bersama untuk yang terakhir

Tas Cokelatku

Waktu itu aku teringat ketika tengah berada di mushola di daerah Cikarang Bekasi, dekat P O Sinar Jaya. Saat itu aku baru saja selesai melaksanakan training kerja. Ku taruh tas ku di belakang, kemudian aku menuju ke Shoft depan untuk melaksanakan Sholat Isa, sholat Udah selesai aku lakukan, aku kemudian berjalan menuju ke belakang. Aku pun terbelalak kaget "dimana tasku tadi yang aku letakkan di belakang" aku sibuk menanyai satu persatu orang yang ada di sekitar situ tapi semua tidak ada yang tau. Untungnya didalam tas itu tidak ada barang berharga, yang ada hanyalah barang yang tidak terlalu penting atau hanya fotokopian fotokopian saja. "Asudahlah biarkan saja, untungnya dompet, hp dll aku kantongi di sakuku jadi aman"